Tembok Besar China, atau yang dikenal dengan nama “Chang Cheng” dalam bahasa Mandarin, adalah salah satu keajaiban dunia yang memikat banyak wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Perjalanan menuju Tembok Besar China bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga sebuah perjalanan sejarah yang membawa kita ke dalam masa lalu kejayaan peradaban Tiongkok. Berikut adalah cerita perjalanan ke Tembok Besar China yang mengesankan.
1. Awal Perjalanan
Saya memulai perjalanan saya dari Beijing, ibu kota China, yang menjadi titik awal bagi banyak wisatawan yang ingin mengunjungi Tembok Besar. Beijing adalah kota yang kaya akan sejarah dan budaya, penuh dengan situs bersejarah seperti Kota Terlarang dan Lapangan Tiananmen. Setelah beristirahat sejenak di Beijing, saya memulai perjalanan menuju Tembok Besar.
Ada beberapa titik utama yang dapat dikunjungi di Tembok Besar, namun yang paling terkenal adalah bagian Badaling, Mutianyu, dan Jinshanling. Untuk perjalanan kali ini, saya memilih untuk mengunjungi bagian Mutianyu, yang terkenal dengan pemandangan indah dan kondisi tembok yang masih terjaga dengan baik.
2. Perjalanan ke Mutianyu
Perjalanan menuju Mutianyu memakan waktu sekitar 1,5 jam dari pusat kota Beijing. Di sepanjang jalan, saya disuguhi pemandangan perbukitan hijau yang membentang luas, dengan angin sejuk yang berhembus. Saat mendekati lokasi, tampaklah keagungan Tembok Besar yang menjulang tinggi, melingkari puncak-puncak bukit. Rasanya seperti melangkah ke masa lalu, melihat struktur megah yang telah ada selama lebih dari 2.000 tahun.
3. Menyusuri Tembok Besar
Setibanya di Mutianyu, saya disambut dengan pemandangan Tembok Besar yang membentang sepanjang bukit, terbuat dari batu-batu besar yang disusun dengan rapat. Untuk mencapai bagian atas, saya memilih untuk naik dengan kereta gantung, meskipun ada pilihan untuk mendaki. Kereta gantung membawa saya dengan cepat ke puncak tembok, di mana saya bisa menyaksikan pemandangan spektakuler.
Melangkah di atas Tembok Besar, saya merasa seolah-olah berada di tengah sejarah Tiongkok yang kaya. Tembok ini membentang sejauh lebih dari 13.000 kilometer, menjadikannya salah satu struktur terbesar yang pernah dibangun oleh manusia. Meskipun sebagian besar bagian tembok sudah tua dan mengalami kerusakan, bagian Mutianyu ini masih terawat dengan baik. Dindingnya tinggi dan kokoh, dengan menara pengawas yang tersebar di sepanjang jalan.
Pemandangan dari atas tembok sangat menakjubkan. Di sebelah kiri dan kanan saya, tampak pegunungan hijau yang melingkari Tembok Besar, sementara di kejauhan, Beijing terlihat jelas. Udara segar pegunungan memberikan sensasi yang berbeda, dan saya merasa benar-benar terhubung dengan sejarah China yang penuh tantangan dan keberanian.
4. Menelusuri Sejarah dan Makna Tembok Besar
Tembok Besar China dibangun pada masa Dinasti Qin dan dipertahankan serta diperluas oleh berbagai dinasti berikutnya, seperti Han dan Ming. Fungsinya sebagai benteng pertahanan untuk melawan serangan dari suku-suku nomaden di utara, terutama dari bangsa Mongol. Namun, Tembok Besar juga memiliki makna simbolis yang dalam bagi bangsa Tiongkok—sebuah simbol kekuatan, ketahanan, dan keteguhan.
Saat berjalan di sepanjang tembok, saya juga mengunjungi beberapa menara pengawas yang ada di sepanjang jalan. Menara ini digunakan sebagai tempat untuk memantau dan memberi tanda kepada pasukan dengan asap atau api ketika ada ancaman datang. Saya membayangkan betapa sulitnya kondisi pasukan pada masa lalu, yang harus bertahan dalam cuaca ekstrem dan medan yang berat.
5. Kembali ke Beijing
Setelah puas menikmati pemandangan dan memahami lebih dalam sejarah Tembok Besar, saya turun kembali menggunakan kereta gantung dan melanjutkan perjalanan kembali ke Beijing. Perjalanan pulang terasa penuh dengan refleksi tentang kebesaran budaya Tiongkok dan betapa luar biasanya kemampuan manusia untuk membangun struktur yang bertahan lama, meskipun tantangan alam dan waktu yang panjang.
6. Kesimpulan
Perjalanan ke Tembok Besar China adalah pengalaman yang mengesankan. Lebih dari sekadar sebuah objek wisata, Tembok Besar adalah simbol dari ketahanan dan kekuatan bangsa Tiongkok yang telah bertahan sepanjang sejarah. Perjalanan ini bukan hanya menyaksikan keindahan alam dan struktur bangunan yang megah, tetapi juga meresapi cerita sejarah yang tersembunyi di baliknya. Mengunjungi Tembok Besar China adalah sebuah perjalanan spiritual yang membawa kita untuk merenungkan pencapaian luar biasa manusia dalam mengatasi tantangan besar dalam sejarah peradaban.